Thursday, 29 March 2018


kopi pahit
Termenung, terlihat suasana siang ini
Aku melihat dengan jelas
Iya sorot matamu itu
Kamu tahu apa yang aku rasakan
Mungkin hanya omong kosong hati
Tidak, secangkir kopi itu tak pernah bohong
Berkatalah ucapanmu bohong
Bola matamu tak mampu menutupi perkataanmu
Ingatkah kau tentang kita tentang masa depan kita
Aku tahu kopi itu pahit
Tapi mengapa kau selalu bilang manis?
Kamu salah, kamu benar-benar salah hari ini
Siang ini dibawah sinar matahari
Kutulis bekas kemarahan hati
Agar kau tahu secarik kertas itu adalah isi hatiku
Dimana isinya terdapat goresan tinta bercorak merah darah
by: semsal

hujan pengingat hutang
lebur didalam khayalan
menanti redanya hujan penyebab kegelisahan dalam jiwa
aku pernah berhutang pada ucapanku, tapi aku lupa dengan hutangku
kataku pernah tersemat dalam ucapanku menuju telingamu
suatu kata yang selalu tergores hingga tak terhapus
itu membuat hidupmu tak teratur
kini aku hanya bisa mendengar celotehmu
namun aku tak pernah mengerti
menggonggong, mungkin itu yang ku dengar darimu
saat ini aku terbiasa sampai aku tak sadar diri
aku masih punya hutang kata
wahai hujan bawalah aku kepada keindahan pelangi damaimu
jangan beri warna-warni kehidupan fana
by: semsal


Rumahku sempit
Sesekali aku menatap indahnya alamku
Kulihat banyak rumah di sawah
Gedung putih tegak menantang cakrawala
Terhempas, tertabrak angin setiap hari
Jalanku yang dulu tak beraturan kini banyak lalu lalang kendaraan pribadi
Rumahku terhimpit
Rumahku yang sempit mengapa kau selalu beranak pinak
Mengapa kau tak ingat beras
Ladang sawah yang dulu selalu kau rebut kini telah hilang demi kau berteduh
Mungkinkah akan hilang? Mungkinkah akan semakin padat?
Ibu, mengapa kau hanya diam?
Ibu, tolonglah Putramu
Tanahmu sedang di rajah para rakyat berduit
Ibu, tanah pertiwimu sedang dilanda demokrasi kebablasan
by: semsal

Terpaku Angka
Belajar aku untuk masa depan
Berpacu menahan emosi
Ribuan tugas dosen selesai
Hanya mengejar sebuah angka
Lahirnya angka didunia semakin pesat
Memperoleh angka menjujung nama baik
Angka membabi buta pelaku terpelajar
Hukum angka membuat mati pelakunya
Angka hanyalah momok dari suksesnya manusia
Manusia dianggap tolol jika memiliki angka kecil
Angka adalah ajang penilaian perusahaan
Dengan angka kecil mau dibawa kemana?
Milirikpun ogah,
Menyusuri kota menghadapi era globalisasi
Tanpa angka kita hanya jadi pesuruh
Jadi buruh yang tak berarti
Langkahku terhenti oleh angka
Tempat mengadu fikiran memiliki angka kecil
Aku hanya bisa berucap
Maaf ibu aku terpaku angka
by : semsal

Rindu
Rindu yang tak semestinya membuat hati ini hancur
Keraguan yang selalu mengelilingi jiwa
Menggoreskan tinta kehancuran hidup
Entah apa yang terdapat dalam benak
Mungkin itu kamu?
Mungkin hanya perasaan bodohku?
Mungkin! Ya cukup hanya mungkin
Wahai engkau wanita pujaan
Coba mengerti keadaanku kali ini
Aku di himpit oleh anganmu
Aku ingin merdeka karenamu
by: semsal

Mimpi Yang Terbeli
Pernah aku bermimpi ingin ini ingin itu. 
Ingin segala hal didunia bisa aku dapatkan.
Dengan berjalannya waktu aku telah menemukan sebuah kebahagiaan dengan kawanku. 
Mengejar mimpi bersama dengan petantang penteteng menyusuri jalan tanpa rasa takut didepan dihadang banyak rintangan. 
Disatu sudut aku menemukan keganjalan pada kawanku,
kawanku semakin lama semakin berjaya dengan mengedepankan sebuah materi. 
Sebaliknya diriku hanya bisa menguras kringat, 
memutar otak untuk mendapat mimpi tanpa materi. 
Kawanku semakin bahagia dengan kehidupan barunya karena mempunyai banyak materi. 
Apapun yang kawanku katakan dapat terkabul dan yang paling aku benci kebenaran hanya berpihak kepada orang yang mempunyai materi. 
Aku tak punya secuil materi, apa yang aku katakan hanya dianggap omong kosong. 
Dari situ aku baru sadar, bahwa ditempat aku berdiri dibumi pertiwi masih ada orang - orang memperjual belikan mimpi. 
Setinggi apapun mimpi yang diinginkan jika masih punya materi ia akan mendapatkannya. 
Selain sebuah mimpi, masih banyak pula orang yang menjual kebahagiaan. 
Kebahagianku dengan kawanku dulu telah hilang karena sebuah materi.
by: semsal