Karya Semsal
Saat kugoreskan pena diatas secarik kertas
Aku terbayang Indah WajahmuSambil kuputar lagu romansa
Seolah tercipta suasana romantis
Kamarku yang sempit
Seolah restoran berkelas
Cahaya lampu yang terang
Seakan redup hanya ada satu lilin
Kubayangkan Wajah Indahmu
Seakan kita sedang duduk berhadapan dalam satu meja makan
Kutatap Indah Wajahmu
Kamu menatap kebawah karena tersipu malu
Aku mencoba mengajak kamu memulai obrolan
Kamupun begitu ingin megajakku memulai obrolan
Kita malah tertawa saat muncul pertanyaan sama keluar secara bersama
Beginilah caraku saat hanya ada bayangmu